√ Buka Bersama dan Tarawih Keliling PCM Weru di Ranting Karanganyar - Muhammadiyah Weru

Buka Bersama dan Tarawih Keliling PCM Weru di Ranting Karanganyar

Selasa, 11 Maret 2025, Tim Tarawih Keliling (Tarling) VI Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Weru bertugas silaturahmi ke PRM Karanganyar. Rangkaian acaranya adalah ifthar di rumah Kepala Desa Karanganyar dan Salat Tarawih di Musala At-Taqwa, Kauman, Karanganyar.

PCM Weru
Tarling PCM Weru di PRM Karanganyar

Sebelum melaksanakan Salat Tarawih, Tim Tarling VI PCM Weru mengadakan ifthar bersama di rumah Kepala Desa Karanganyar, Bapak Sugito. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran tim tarling dan berharap acara ini dapat semakin menumbuhkan semangat keislaman di masyarakat.

Kajian menjelang buka disampaikan oleh Ustaz Daryanto yang mengangkat tema tentang makna kehidupan. Beliau mengingatkan bahwa manusia tidak diciptakan dengan sia-sia, melainkan untuk beribadah dan mencari rida Allah, bukan sekadar mengejar pujian manusia.

Ifthar
Pembicara saat ifthar

Setelah menyantap hidangan berbuka puasa, jamaah melaksanakan Salat Magrib berjamaah. Setelah itu, tim segera bertolak ke Musala At-Taqwa untuk melanjutkan rangkaian kegiatan tarawih keliling.

Salat Isya dan Tarawih dipimpin oleh Ustaz Alif Munandar selaku imam. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Karanganyar, Bapak Sugito, yang mengungkapkan rasa terima kasih kepada PCM Weru atas kunjungan dan kebersamaannya.

Wakil Ketua PCM Weru, Bapak H. Sukasno, S.H. dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga silaturahmi antara PCM Weru dengan PRM, dan PRA Karanganyar. Beliau juga mengajak seluruh jamaah untuk terus mendukung gerakan dakwah Muhammadiyah.

Sebagai simbol kepedulian dan dukungan terhadap penguatan dakwah, PCM Weru menyerahkan kenang-kenangan berupa mushaf Al-Qur’an dan buku Himpunan Putusan Tarjih (HPT) kepada pihak takmir.

Ustaz Susanto yang bertugas menyampaikan tausiyah mengambil tema tentang iman kepada takdir Allah. Beliau menyoroti bahwa banyak orang yang keliru dalam memahami hidup, sering kali mengukur kebahagiaan dengan materi dan membandingkan takdirnya dengan orang lain. Padahal, setiap ketetapan Allah adalah yang terbaik bagi hamba-Nya dan merupakan wujud kasih sayang-Nya.

Tarling
Saat acara tarawih keliling

"Manusia harus rida dengan takdirnya. Tidak semua yang kita inginkan itu baik bagi kita, dan tidak semua yang kita benci itu buruk. Allah lebih tahu mana yang terbaik," ujar Ustaz Susanto.

Acara ditutup dengan doa bersama, mengiringi harapan agar kebersamaan dalam Tarling ini membawa keberkahan dan semakin mempererat ukhuwah Islamiyah di antara PCM Weru dengan masyarakat Karanganyar.

Kontributor: Kusnia Arianto

Get notifications from this blog

Silakan berkomentar dengan sopan sebagai ajang silaturahmi sesama kita.