Muhammadiyah Weru
Peresmian Gedung Baru BA Aisyiyah Tawang pada Pengajian Ahad Pahing Aisyiyah Ranting Tawang

Peresmian Gedung Baru BA Aisyiyah Tawang pada Pengajian Ahad Pahing Aisyiyah Ranting Tawang

Gedung baru BA Aisyiyah Tawang di Dukuh Totorejo, Desa Tawang, diresmikan pada Ahad, 10 Mei 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini, dihadiri berbagai unsur masyarakat serta tokoh Muhammadiyah di wilayah Weru.

Acara peresmian dilaksanakan langsung di gedung BA Aisyiyah dengan tujuan agar masyarakat lebih mengenal keberadaan gedung baru BA Aisyiyah sekaligus mempererat silaturahmi bersama jamaah pengajian rutin Ahad Pahing.

Peresmian
Pemotongan pita oleh Camat Weru menandai peresmian gedung baru BA Aisyiyah Tawang 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bapak dan Ibu Camat Weru, Bapak dan Ibu Kepala Desa Tawang, Ketua PCM Weru, Ketua PRM Tawang beserta jajaran, Ketua PCA Weru dan jajaran, Kepala Sekolah serta guru SD Tawang 01, Ketua IGABA, Ketua IGRA Kecamatan Weru, wali murid BA Aisyiyah Tawang, pengurus PRA Tawang, serta jamaah masjid se-Desa Tawang.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan penampilan murid-murid BA Aisyiyah Tawang yang penuh rasa percaya diri dan menghibur para hadirin. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari Camat Weru, Kepala Desa Tawang, dan Ketua PRA Tawang.

Puncak kegiatan peresmian ditandai dengan pemotongan pita gedung BA Aisyiyah Tawang oleh Bapak Camat Weru sebagai simbol resmi digunakannya gedung baru tersebut.

Setelah prosesi peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian inti yang disampaikan oleh Bapak H. Sumardi, S.Pd.I. selaku Ketua PCM Weru. Beliau menyampaikan hadis Rasulullah tentang tiga amalan yang pahalanya tidak terputus meskipun seseorang telah meninggal dunia.

Rasulullah bersabda: "Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya." (HR. Muslim)

Beliau menjelaskan bahwa sedekah jariyah merupakan amal yang manfaat dan pahalanya terus mengalir, seperti membangun masjid, sekolah, wakaf Al-Qur’an, maupun fasilitas umum yang digunakan masyarakat.

Selain itu, ilmu yang bermanfaat juga menjadi amalan yang terus mengalir pahalanya. Ilmu yang diajarkan kepada orang lain dan diamalkan akan menjadi tabungan pahala bagi orang yang mengajarkannya.

Poin terakhir yang beliau sampaikan adalah pentingnya mendidik anak menjadi anak shalih yang senantiasa mendoakan kedua orang tuanya. Menurut beliau, pendidikan anak bukan hanya untuk masa depan dunia, tetapi juga menjadi investasi akhirat bagi orang tua.

BA Aisyiyah Tawang
Suasana acara peresmian gedung baru BA Aisyiyah Tawang 

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengajak jamaah Masjid Desa Tawang untuk menyekolahkan putra-putrinya di BA Aisyiyah Tawang karena selain mendapatkan ilmu umum, para siswa juga dibekali pendidikan agama dan akhlak Islami sejak dini.

Acara ditutup dengan pembagian doorprize bagi jamaah yang beruntung. Semoga rangkaian kegiatan hari ini mendapat keberkahan dari Allah Swt., dan gedung baru BA Aisyiyah Tawang bisa bermanfaat untuk pendidikan anak sejak dini.

Kontributor: Ibu Sri Darsini, S.Pd.
BA Aisyiyah Babadan Laksanakan Outing Class dengan Belajar Manasik Haji Penuh Keceriaan di Edupark Alaska

BA Aisyiyah Babadan Laksanakan Outing Class dengan Belajar Manasik Haji Penuh Keceriaan di Edupark Alaska

BA Aisyiyah Babadan mengadakan kegiatan outing class pada Kamis, 30 April 2026. Bertempat di Edupark Alaska, Mojogedang, Karanganyar dan dilanjutkan renang bersama di Intan Pari Waterpark. Berangkat sekira pukul 06.00 WIB, diikuti guru, murid, wali santri, komite sekolah, serta perwakilan PRA Karangmojo.

Outing class ini bertujuan mengenalkan rukun Islam yang kelima kepada anak-anak sejak dini melalui simulasi manasik haji praktis. Menjadi sarana menanamkan nilai agama, meningkatkan ketakwaan, melatih kedisiplinan dan kemandirian, serta mempererat silaturahmi antara sekolah, wali murid, komite, dan yayasan.

Manasik Haji
Manasik Kids Haji Refreshing BA Aisyiyah Babadan 

Kegiatan diawali dengan manasik haji kids di Edupark Alaska. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian rukun umrah dan haji yang dipandu oleh tim dari Edupark Alaska. Sebuah pengalaman baru bagi mereka.

Dengan mengenakan pakaian ihram, para murid belajar mengenal Ka'bah, tata cara thawaf, sa’i, hingga melihat berbagai tempat bersejarah di Makkah dan Madinah melalui simulasi yang menyenangkan dan edukatif.

Setelah rangkaian manasik selesai, seluruh peserta menikmati makan bersama di area tenda Arafah dalam suasana ramah tamah penuh keakraban. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rekreasi dan renang bersama di Intan Pari Waterpark.

Ketua Komite BA Aisyiyah Babadan, Bapak Paiman, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Beliau mengatakan bahwa outing class manasik haji kids ini sangat mengedukasi anak didik tentang rangkaian ibadah haji dan umrah.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan sangat mengedukasi anak didik tentang rangkaian ibadah haji dan umrah juga tempat-tempat bersejarah di Makkah dan Madinah. Semoga ilmunya bermanfaat dan semoga semua yang mengikuti rangkaian manasik haji kemarin dimudahkan Allah untuk menunaikan ibadah haji dan umrah. Aamiin,” tutur beliau.

Sementara itu, bagian Dikdasmen PRA Karangmojo, Ibu Yani Diwati, yang berkenan membersamai anak-anak, mengaku sangat senang melihat antusiasme para siswa didik selama kegiatan berlangsung.

“Masyaallah, kegiatan ini sangat membantu sekali. Lucu sekali melihat anak-anak memakai pakaian ihram. Kegiatan ini sangat bagus untuk mengenalkan rukun Islam sejak dini dengan cara yang menyenangkan,” ungkap beliau.

Lebih lanjut Bu Yani menyebut bahwa ini merupakan pengalaman berharga untuk anak-anak mengenal Ka'bah dan tata cara haji. Beliau berharap, kelak mereka bisa menunaikan ibadah haji sesungguhnya dengan baik dan benar.

Seru
Kegiatan seru dan berjalan lancar

Hal senada juga disampaikan oleh bagian Tablig PRA Karangmojo, Ibu Sugiyati. Menurut beliau, kegiatan seperti ini sangat baik untuk melatih kemandirian anak sekaligus memberikan pengalaman yang akan membekas dalam ingatan mereka.

Ibu Sugiyati mengatakan bahwa kegiatan ini juga bisa menjadi sarana mendidik anak untuk bisa mandiri. Menjadi pelajaran berharga yang akan diingat selalu dalam memorinya.

Kegiatan outing class ini berlangsung penuh keceriaan dan menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta, khususnya anak-anak BA Aisyiyah Babadan dalam mengenal ibadah haji sejak usia dini.

Kontributor: Ibu Susiloningsih, S.Pd.I.
Outing Class MI Muhammadiyah Gangin di Kolam Renang Tirta Kencana Trucuk Klaten

Outing Class MI Muhammadiyah Gangin di Kolam Renang Tirta Kencana Trucuk Klaten

Kamis, 30 April 2026, MI Muhammadiyah Gangin mengadakan kegiatan outing class ke Kolam Renang Tirta Kencana. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan keberangkatan dari MI Muhammadiyah Gangin.

Rombongan tiba di lokasi kolam renang dan melaksanakan agenda bermain air hingga pukul 11.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 1 sampai kelas 5 sejumlah kurang lebih 75 siswa.

Outing class ini bertujuan untuk mengenalkan dan mempraktikkan berenang di air kepada para siswa, sekaligus sebagai sarana refreshing agar para siswa lebih semangat dalam belajar.

Renang
Serunya bermain air

Dengan suasana yang menyenangkan, para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan sejak awal keberangkatan hingga selesai.

Sebelum berangkat, Kepala MI Muhammadiyah Gangin, Ibu Nur Kholis Sholihah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan beberapa arahan dan pesan penting kepada seluruh siswa.

Beliau mengingatkan agar para siswa selalu tertib dan disiplin selama kegiatan berlangsung. Siswa juga diimbau untuk membuang sampah pada tempatnya, menjaga perilaku dan akhlak yang baik, serta berhati-hati ketika berada di area kolam renang.

Tidak hanya kepada siswa, beliau juga memberikan arahan kepada bapak dan ibu guru agar senantiasa mendampingi siswa mulai dari keberangkatan, selama berada di lokasi, hingga perjalanan pulang. Pendampingan tersebut dilakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh peserta kegiatan.

Para siswa juga diingatkan untuk menjaga barang bawaan masing-masing dengan hati-hati sebagai bentuk latihan kemandirian. Sebelum menaiki kendaraan, seluruh peserta bersama-sama berdoa agar diberikan keselamatan dan kelancaran selama perjalanan dan kegiatan berlangsung.

Kegiatan outing class ini berjalan dengan lancar dan penuh keceriaan. Para siswa terlihat menikmati suasana belajar di luar kelas sambil berlatih berenang bersama teman-teman dan guru pendamping.

Kontributor: Bapak Shidiq Ikhsanudin, S.Pd.I.
SMA Muhammadiyah 3 Watukelir Gelar Workshop "Public Speaking for a Joyful Learning"

SMA Muhammadiyah 3 Watukelir Gelar Workshop "Public Speaking for a Joyful Learning"

Di tengah tantangan zaman yang menuntut kemampuan komunikasi efektif, SMA Muhammadiyah 3 Watukelir (Muhtiwa) mengambil langkah progresif, dengan menghelat workshop bertajuk "Public Speaking for a Joyful Learning".

Workshop yang diselenggarakan pada Rabu, 29 April 2026 di aula sekolah ini selain untuk pelatihan berbicara, juga menjadi manifestasi dari visi besar sekolah dalam membentuk insan yang berakhlak mulia, berjiwa pemimpin, dan berkewirausahaan.

Muhtiwa tidak main-main dalam menjamin kualitas materi. Sekolah menggandeng dua lembaga bergengsi, yaitu Yayasan Bina Insan Paramadina dan Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Indonesia (HISPPI) sebagai mitra strategis.

workshop bertajuk "Public Speaking for a Joyful Learning"
Workshop "Public Speaking for a Joyful Learning" di Muhtiwa

Hadir sebagai narasumber utama, tiga pakar lintas disiplin memberikan kupasan materi yang komprehensif. Mereka adalah Ibu Dra. Laili HDR (Senior Trainer Public Speaker Certified BNSP), Ibu Dwi Purwaningsih, BA., S.Pd, AUD., M.Pd. (Public Speaker Praktisi), dan Ibu Adinda Lisa SM, S.Psi. (Associate Trainer - Merry Riana Learning Center).

Muhtiwa ingin menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan (joyful learning). Dengan begitu, kepercayaan diri siswa akan tumbuh secara alami tanpa kehilangan jati diri sebagai pribadi yang santun.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para tokoh pendidikan. Bapak Ahmad Farhan, M.Pd. (Pengawas Cabdin VII Surakarta) hadir membuka kegiatan sekaligus memberikan dukungan bagi para peserta.

Dukungan serupa datang dari Bapak H. Danuri, M.Ag. (Ketua Dikdasmen Muhammadiyah Cabang Weru) dan Bapak Riyanto, S.H. (Ketua Komite Sekolah). Mereka menegaskan bahwa kemampuan komunikasi adalah senjata utama bagi lulusan sekolah menengah untuk memberikan pelayanan prima di tengah masyarakat.

Muhtiwa
Foto bersama pemateri dan peserta

Workshop ini dirancang secara inklusif. Tidak hanya diikuti oleh siswa Program Khusus sebagai calon pemimpin masa depan, tetapi juga oleh seluruh dewan guru. Tujuannya adalah menciptakan keselarasan. Guru yang komunikatif akan melahirkan atmosfer kelas yang lebih hidup dan inspiratif.

Kepala SMA Muhammadiyah 3 Watukelir, Bapak H. Luqman Alfattah, S.Pd.I., M.Si., menutup kegiatan dengan optimisme tinggi. "Ini adalah investasi jangka panjang dan kepingan puzzle penting untuk mewujudkan visi besar Muhtiwa. Kami percaya, dari sini akan lahir pemimpin-pemimpin yang tidak hanya vokal, tapi juga memiliki integritas dan akhlak yang kokoh," tegas beliau.

Reporter: Muhammad Hanif, S.Pd.
Pertemuan Rutin Majelis Tabligh PCM Weru Bahas Persiapan Iduladha dan Pentingnya Pendataan KMM

Pertemuan Rutin Majelis Tabligh PCM Weru Bahas Persiapan Iduladha dan Pentingnya Pendataan KMM

Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Weru melaksanakan pertemuan rutin pada Sabtu, 25 April 2026. Kali ini berlangsung di rumah Ketua Majelis Tabligh, Ustaz Wisnu Jadmika yang juga dikenal sebagai Abu Ghulam al Dayui.

Acara dipandu oleh Ustaz M. Suroto selaku pembawa acara. Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Suranto, S.Pd.

Dalam sambutannya sebagai shahibul bait sekaligus Ketua Majelis Tabligh, Ustaz Abu Ghulam al Dayui menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh anggota serta pembina Majelis Tabligh yang telah hadir.

Beliau juga memohon doa kepada seluruh hadirin agar diberikan keselamatan, kesehatan, serta kemudahan dalam menunaikan ibadah haji tahun ini, termasuk dalam menjalankan rukun, wajib, dan sunnah haji serta umrah.

Majelis Tabligh PCM Weru
Pertemuan Majelis Tabligh di rumah Ustaz Abu Ghulam al Dayui

Selain itu, beliau menegaskan pentingnya kelengkapan data KMM (Korps Muballigh Muhammadiyah) Weru dan meminta sekretaris untuk segera menindaklanjuti data yang belum masuk.

Ustaz Abu Ghulam juga menyampaikan apresiasi kepada Majelis Tabligh PCM Weru yang berhasil meraih peringkat ketiga dalam peningkatan kegiatan KMM tingkat PDM Sukoharjo.

Terkait agenda ke depan, beliau mengimbau agar KMM segera membuat edaran kepada masjid-masjid binaan Muhammadiyah untuk menindaklanjuti permohonan imam dan khatib Salat Iduladha.

Memasuki sesi tausiah, Ustaz H. Abdul Latif Suwarto menyampaikan materi yang menggugah tentang tiga macam undangan dari Allah. Beliau menjelaskan bahwa dua undangan masih bisa ditunda oleh manusia, namun satu undangan tidak dapat ditunda sama sekali.

Undangan pertama adalah panggilan ibadah haji sebagaimana termaktub dalam QS Al-Hajj ayat 27:

وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ

(Wahai Ibrahim,) serulah manusia untuk (mengerjakan) haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh.”

Undangan kedua adalah panggilan salat melalui lantunan azan yang setiap hari dikumandangkan. Sedangkan undangan ketiga adalah kematian, yang pasti datang dan tidak dapat ditunda oleh siapa pun.

Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan menikmati hidangan malam bersama, mempererat ukhuwah di antara para anggota.

Adapun yang hadir dalam pertemuan ini adalah Ustaz Abu Ghulam al Dayui, Ustaz Sarwiji Majid, Ustaz H. Abdul Latif Suwarto, Ustaz Daryanto, Ustaz Supadi, Ustaz Donny Miyan S, Ustaz Suranto, Ustaz M. Suroto, Ustaz Arif Handoko, dan Ustaz Ihsan Fitrianto.

Pertemuan rutin ini diharapkan terus menjadi sarana penguatan koordinasi, peningkatan kualitas dakwah, serta memperkokoh ukhuwah Islamiyah di lingkungan Majelis Tabligh PCM Weru.

Kontributor: Ustaz Abu Ghulam al Dayui
Visitasi Akreditasi MI Muhammadiyah Sangen 02 Tahun 2026 Berjalan Lancar

Visitasi Akreditasi MI Muhammadiyah Sangen 02 Tahun 2026 Berjalan Lancar

MI Muhammadiyah Sangen 02 melaksanakan kegiatan visitasi akreditasi pada Jumat–Sabtu, 24–25 April 2026, bertempat di lingkungan madrasah. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB ini bertujuan untuk menilai dan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran serta pengelolaan madrasah secara menyeluruh.

Hadir dalam kegiatan tersebut Tim Asesor BAN PDM Provinsi Jawa Tengah, yaitu Bapak Drs. Wiyono, M.Si. dan Ibu Evi Ediningsih, S.Pd., M.Pd. Selain itu, turut hadir Komite Madrasah, yakni Bapak Jarwadi.

Hadir juga dari PRM Krajan sekaligus Penyuluh KUA Kecamatan Weru Bapak Bandono, S.Pd.I., Pengawas Madrasah Bapak H. Danuri, M.Ag., Kepala Madrasah MI Muhammadiyah Sangen 02 Bapak Arif Hermawan, S.Pd.I., dewan guru, serta perwakilan orang tua/wali murid, yaitu Ibu Sumarni dan Ibu Chusnul Khotimah.

Akreditasi
Tim Asesor melaksanakan visitasi akreditasi di MIM Sangen 02 

Rangkaian kegiatan visitasi meliputi berbagai aspek penting dalam penilaian akreditasi. Tim asesor melakukan observasi langsung terhadap kegiatan pembelajaran di kelas dan observasi lingkungan madrasah untuk menilai kondisi sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan belajar mengajar.

Tidak hanya itu, tim asesor juga melakukan telaah terhadap dokumen-dokumen penting madrasah sebagai bahan evaluasi administrasi dan manajerial. Wawancara turut dilakukan dengan orang tua/wali murid guna menggali perspektif eksternal terhadap kualitas layanan pendidikan.

Wawancara juga dilakukan kepada sejumlah siswa, yakni Gida, Lysa, dan Alif dari kelas VI, serta Thalita dan Fanesa dari kelas IV, untuk mengetahui pengalaman belajar anak didik di madrasah.

Selain siswa dan wali murid, Kepala Madrasah juga menjadi salah satu narasumber penting dalam sesi wawancara guna memberikan gambaran menyeluruh tentang visi, program, serta pengembangan madrasah ke depan.

MIM Sangen 02
Suasana akreditasi 

Melalui kegiatan visitasi ini, diharapkan MI Muhammadiyah Sangen 02 dapat terus meningkatkan mutu pendidikan serta mengembangkan berbagai aspek kelembagaan. Akreditasi sebagai sarana refleksi untuk mendorong kemajuan madrasah yang lebih baik di masa mendatang.

Kontributor: Bapak Badrun Musthofa, S.Pd.
KB Aisyiyah, BA Aisyiyah, dan MI Muhammadiyah Gangin Gelar Peringatan Hari Kartini

KB Aisyiyah, BA Aisyiyah, dan MI Muhammadiyah Gangin Gelar Peringatan Hari Kartini

Peringatan Hari Kartini di halaman MI Muhammadiyah Gangin pada Sabtu, 25 April 2026, berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB ini diikuti oleh siswa dari KB Aisyiyah Gangin, RA BA Aisyiyah Gangin, serta MI Muhammadiyah Gangin.

Momentum ini menjadi sarana edukatif bagi anak-anak untuk mengenal sosok pahlawan perempuan Indonesia, Raden Ajeng Kartini, sekaligus menumbuhkan kreativitas mereka. Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April setiap tahunnya.

Gangin
Kegiatan mewarnai di Hari Kartini

Beragam kegiatan menarik diselenggarakan dalam acara tersebut, di antaranya mewarnai dan menggunting gambar hingga menjadi bentuk wayang Kartini. Dengan semangat, para siswa mengikuti setiap tahapan, mulai dari mewarnai hingga melipat hasil karya mereka sesuai arahan guru.

Aktivitas ini adalah salah satu sarana melatih keterampilan motorik, sekaligus untuk memperkenalkan nilai-nilai perjuangan RA Kartini secara sederhana dan menyenangkan, kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Kepala MIM Gangin, Ibu Nur Kholis Sholihah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada para guru dan siswa yang telah mempersiapkan alat dan bahan dengan baik sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar.

Hari Kartini
Keseruan peringatan Hari Kartini di Gangin

Beliau juga memberikan penjelasan tentang teknis kegiatan mewarnai, menggunting, serta cara melipat gambar agar menjadi wayang yang menarik. Suasana semakin seru dengan adanya sesi tukar kado dan kuis seputar Hari Kartini yang membuat siswa semakin bergembira.

Kegiatan ini diharapkan mampu mengenalkan siswa pada sosok Kartini, dipadu dengan kreasi menghasilkan karya berupa wayang bergambar pahlawan emansipasi wanita itu. Antusiasme anak-anak terlihat jelas sepanjang acara, terlebih saat sesi tukar kado yang berlangsung seru dan penuh kegembiraan.

Kontributor: Bapak Shidiq Ikhsanudin, S.Pd.I.
Peringati Hari Kartini, SMA Muhammadiyah 3 Watukelir Berbagi Sembako ke Masyarakat

Peringati Hari Kartini, SMA Muhammadiyah 3 Watukelir Berbagi Sembako ke Masyarakat

Biasanya, peringatan Hari Kartini setiap 21 April, identik dengan kemeriahan busana adat dan riasan wajah yang tebal. Namun, tahun ini SMA Muhammadiyah 3 Watukelir (Muhtiwa) memilih jalan yang berbeda.

Tebar pesona Muhtiwa tidak lagi dilakukan di atas panggung dengan langkah lenggak-lenggok, melainkan melalui gerakan nyata yang menyentuh akar rumput.

Bagi Muhtiwa, esensi perjuangan RA Kartini di era modern adalah tentang mengangkat derajat wanita melalui dedikasi. Belajar dengan tekun dan mengamalkan ilmu demi kemaslahatan.

Berbagi sembako
Peringatan Hari Kartini dengan berbagi sembako 

Sebagai bentuk nyata dari nilai-nilai kemanusiaan, keluarga besar Muhtiwa bergerak bersama menggalang dana secara swadaya. Semangat gotong royong ini membuahkan hasil yang membahagiakan berupa 72 paket sembako.

Paket sembako ini berhasil dihimpun dari siswa, guru, dan karyawan, untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di daerah-daerah yang menjadi basis asal siswa Muhtiwa.

Penyaluran bantuan ini tersebar di tiga titik strategis. Pos 1: Wilayah Jatingarang, Weru. Pos 2: Wilayah Batusari, Manyaran. Pos 3: Wilayah Sempu, Semin. Dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026.

Kegiatan ini menjadi sebuah laboratorium sosial bagi para siswa. Muhtiwa ingin mengajarkan bahwa kecerdasan akademik harus berjalan beriringan dengan empati.

Acara baksos
Suasana acara baksos sembako

Harapan terbesar Muhtiwa adalah menumbuhkan rasa sosial pada siswa didik. "Kami ingin siswa Muhtiwa menjadi pribadi yang peka, memiliki kepedulian tinggi, dan memiliki kesadaran penuh dalam bermasyarakat," kata Kepala Sekolah Muhtiwa, Bapak H. Luqman Alfattah, M.Si.

Melalui langkah kecil ini, Muhtiwa membuktikan bahwa sosok Kartini Muda bukanlah yang paling cantik riasannya, tapi mereka yang paling lebar senyumnya saat tangan mereka terulur untuk membantu sesama. Inilah cara Muhtiwa merayakan emansipasi. Dengan ilmu yang amaliah dan amal yang ilmiah.

Reporter: Muhammad Hanif, S.Pd.