Muhammadiyah Weru
BA Aisyiyah Sidowayah Laksanakan Kegiatan Cooking Class di Rocket Chicken Weru

BA Aisyiyah Sidowayah Laksanakan Kegiatan Cooking Class di Rocket Chicken Weru

BA Aisyiyah Sidowayah menyelenggarakan kegiatan cooking class yang berlangsung di Rocket Chicken Jlumbang, Ngreco, Weru, pada Selasa dan Rabu, 20–21 Januari 2026, pukul 08.00–10.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid BA Aisyiyah Sidowayah dengan jumlah peserta sebanyak 107 anak.

Kegiatan cooking class bertujuan untuk mengenalkan kepada anak-anak cara membuat ayam goreng secara sederhana, sekaligus melatih motorik halus anak melalui kegiatan lomba mewarnai. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak belajar sambil bermain dalam suasana yang menyenangkan dan edukatif.

Cooking class
Kegiatan cooking class bersama Rocket Chicken Jlumbang 

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sambutan serta ice breaking yang dipandu oleh kakak-kakak staf Rocket Chicken, yaitu Kak Nisa dan Kak Juli. Anak-anak tampak ceria dan antusias mengikuti kegiatan pembuka tersebut.

Selanjutnya, anak-anak mengikuti praktik membuat ayam goreng secara bergantian. Sebelum praktik dimulai, anak-anak terlebih dahulu memakai apron atau celemek dan mencuci tangan untuk menjaga kebersihan. Dengan pendampingan dari tim Rocket Chicken, anak-anak belajar mengadoni ayam sebagai tahap awal sebelum digoreng.

Setelah seluruh anak selesai mengikuti praktik mengadoni ayam, kegiatan dilanjutkan dengan lomba mewarnai. Anak-anak menunjukkan kreativitas dan semangatnya dalam mewarnai gambar yang telah disediakan. Kegiatan lomba mewarnai ini semakin meriah dengan antusiasme para peserta.

BA Aisyiyah Sidowayah
Suasana meriah di Rocket Chicken 

Kegiatan kemudian ditutup dengan bernyanyi bersama, pengumuman juara lomba mewarnai, ice breaking penutup, serta foto bersama. Sebagai penutup yang berkesan, anak-anak mendapatkan ayam goreng hasil karya mereka sendiri.

Melalui kegiatan cooking class ini, anak-anak senang mendapatkan pengalaman baru tentang tata cara membuat ayam goreng, sekaligus juga belajar tentang kebersihan, kemandirian, dan keberanian untuk mencoba hal baru.

Sebagai informasi tambahan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) BA Aisyiyah Sidowayah Tahun 2026 dapat menghubungi: 08562516874 (Bunda Umi), 085727804764 (Bunda Win), atau 085728924245 (Bunda Ajeng).

Kontributor: Safira Ni'matul Ulya
BA Aisyiyah Weru 2 Kenalkan Sayuran dan Berbagi untuk Tanamkan Adab dan Kepedulian Sosial

BA Aisyiyah Weru 2 Kenalkan Sayuran dan Berbagi untuk Tanamkan Adab dan Kepedulian Sosial

BA Aisyiyah Weru 2 menyelenggarakan kegiatan tukar dan berbagi sayur pada Rabu, 21 Januari 2026, bertempat di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh seluruh peserta didik dengan melibatkan wali murid serta dewan guru.

Sayuran
Siswa dikenalkan pada jenis sayuran

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai macam nama dan jenis sayuran kepada anak sejak usia dini. Selain itu, program ini juga dirancang untuk mendidik anak agar senang berbagi kepada sesama sebagai wujud kepedulian sosial, sekaligus mengasah kemampuan anak dalam berinteraksi sosial sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan adab.

Rangkaian acara dalam kegiatan ini meliputi pengenalan jenis-jenis sayuran, bermain peran berbelanja sayur, membagi sayur ke dalam kelompok, serta kegiatan berbagi sayur kepada sesama. Seluruh kegiatan dikemas secara menarik dan menyenangkan agar anak dapat belajar melalui pengalaman langsung.

Memilah sayur
Memilah dan memilih sayuran

Kepala Sekolah BA Aisyiyah Weru 2, Ibu Nurul Fathonah, S.Pd.I., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan sarana untuk mengamalkan ilmu dan adab yang telah dipelajari selama di BA Aisyiyah Weru 2. Nilai-nilai Islami ditanamkan sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter anak sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar mengenal sayuran, tetapi juga belajar berbagi, bekerja sama, dan menerapkan adab-adab Islami dalam kehidupan sehari-hari,” ujar beliau.

Berbagi sayuran
Siswa belajar berbagi

Diharapkan, dengan adanya kegiatan tukar dan berbagi sayur ini, anak-anak semakin mudah dalam belajar, bersosialisasi, berinteraksi, serta mampu menerapkan nilai-nilai adab Islami dalam kehidupan mereka, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

Kontributor: Ibu Mualimah, S.Pd.
LazisMu PDM Sukoharjo Salurkan Bantuan Gerobak Mi Ayam dalam Program Pemberdayaan UMKM

LazisMu PDM Sukoharjo Salurkan Bantuan Gerobak Mi Ayam dalam Program Pemberdayaan UMKM

Pada Kamis, 15 Januari 2025, pukul 14.00 WIB, LazisMu PDM Sukoharjo melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan berupa gerobak mi ayam kepada salah satu penerima manfaat, yakni Bapak Waluyo yang beralamat di Dukuh Genjeng RT 01 RW 11 Desa Karakan, Kecamatan Weru.

Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari komitmen LazisMu Sukoharjo dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Bantuan gerobak mi ayam tersebut diserahkan secara langsung oleh Direktur LazisMu PDM Sukoharjo, Bapak Muslih Nur Wahid, S.Sos. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa program pemberdayaan UMKM ini dirancang untuk membantu masyarakat, khususnya kalangan miskin dan dhuafa.

LazisMu Sukoharjo
Bantuan gerobak mi ayam dari LazisMu Sukoharjo

Tujuannya agar memiliki sarana usaha yang layak sehingga dapat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan. LazisMu berharap bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu menjadi modal awal bagi penerima manfaat untuk bangkit dan mandiri secara ekonomi.

Lebih lanjut disampaikan bahwa LazisMu PDM Sukoharjo berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ke depan, LazisMu diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pelaku UMKM dan memberikan dukungan yang lebih luas, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut, LazisMu PDM Sukoharjo turut didampingi oleh Bapak Nur Rohmat, S.E. selaku Ketua Layanan (KL) LazisMu PCM Weru, serta Bapak Darmono selaku tokoh Muhammadiyah PRM Karakan. Kehadiran para tokoh ini menjadi bentuk sinergi dan dukungan bersama dalam upaya pemberdayaan ekonomi umat di tingkat akar rumput.

Dengan adanya program pemberdayaan UMKM ini, diharapkan dapat mendorong tumbuhnya usaha kecil yang produktif dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di tengah masyarakat. Akhirnya, semoga Allah senantiasa meridai setiap langkah kebaikan kita.
MIM Sidowayah Laksanakan Outing Class Akbar Manasik Haji di Wisata Edukasi Religi “Qolbu” Boyolali

MIM Sidowayah Laksanakan Outing Class Akbar Manasik Haji di Wisata Edukasi Religi “Qolbu” Boyolali

MIM Sidowayah menyelenggarakan kegiatan Outing Class Akbar Manasik Haji ke Wisata Edukasi Religi “Qolbu” Boyolali pada Kamis, 15 Januari 2026. Diikuti oleh Ibu Kepala Madrasah, dewan guru MIM Sidowayah, siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 5 baik kelas unggulan maupun reguler, serta wali murid kelas 1.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini bertujuan untuk menanamkan pembelajaran fikih ibadah haji sejak dini serta mengenalkan urutan pelaksanaan ibadah haji kepada para siswa. Harapannya, terpantik motivasi kelak untuk bisa berkunjung ke Tanah Suci.

Seluruh siswa berkumpul di aula madrasah untuk mengikuti acara pembukaan yang dipandu langsung oleh Ibu Kepala Sekolah. Kegiatan diawali dengan doa bersama dan lantunan lafaz talbiyah. Setelah itu, peserta manasik memasuki bus masing-masing sesuai pembagian yang telah ditentukan sebelumnya.

Total 538 peserta diberangkatkan menggunakan 19 armada bus. Selama perjalanan menuju lokasi yang ditempuh kurang lebih 90 menit, siswa yang mengikuti manasik haji terus melantunkan kalimat talbiyah di dalam bus.

Setibanya di lokasi Wisata Edukasi Religi “Qolbu” Boyolali, rombongan disambut petugas dan setiap jamaah menerima paspor manasik sebelum satu per satu memasuki area simulasi ibadah haji.

Rasa kagum tampak jelas ketika para peserta menyaksikan replika Ka’bah yang megah, Masjid Nabawi, bukit Shafa dan Marwah, serta bangunan-bangunan pendukung lainnya. Prosesi manasik haji kemudian dimulai dengan dipandu langsung oleh Kepala Madrasah, Ibu Sukini, M.Ag.

WER Qolbu Boyolali
MIM Sidowayah laksanakan manasik haji di WER "Qolbu" Boyolali 

Adapun rangkaian ibadah haji yang dipraktikkan dalam kegiatan manasik ini dimulai dengan niat ihram dari hotel masing-masing, kemudian jemaah menuju Arafah untuk melaksanakan wukuf.

Dalam konteks ibadah haji sesungguhnya, malam tanggal 10 Zulhijjah jemaah melaksanakan mabit di Muzdalifah, lalu setelah lewat tengah malam menuju Mina untuk melaksanakan lempar jumrah sekaligus mabit.

Pada tanggal 10 Zulhijjah, sesuai jadwal jemaah, dilakukan lempar jumrah Aqabah yang dilanjutkan dengan tahalul dan penyembelihan dam. Selanjutnya pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah jamaah melaksanakan lempar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah.

Jemaah kemudian kembali ke Mekah pada tanggal 12 atau 13 Zulhijjah untuk melaksanakan tawaf ifadah dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali yang dilanjutkan sa’i dari bukit Shafa ke Marwah sebanyak tujuh putaran, dan menjelang kepulangan jamaah melaksanakan tawaf wada’.

Janti Park Klaten
Bermain air di Janti Park Klaten 

Setelah seluruh rangkaian manasik haji selesai dilaksanakan, rombongan jemaah manasik haji MIM Sidowayah melanjutkan kegiatan dengan persiapan menuju agenda refreshing berenang dan bermain air ke Janti Park Klaten.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna serta menumbuhkan kecintaan siswa terhadap ibadah haji sejak usia dini melalui pembelajaran langsung yang edukatif dan menyenangkan.

Kontributor: Ibu Nurul Qomariyah, S.Pd.
BIKKSA PCA Aisyiyah Weru Hadirkan Layanan Konsultasi Keluarga Sakinah sebagai Wujud Dakwah Nyata

BIKKSA PCA Aisyiyah Weru Hadirkan Layanan Konsultasi Keluarga Sakinah sebagai Wujud Dakwah Nyata

Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Weru terus menguatkan peran dakwahnya di tengah masyarakat melalui layanan BIKKSA (Biro Konsultasi Keluarga Sakinah Aisyiyah).

Layanan ini merupakan pusat pelayanan terpadu yang bertujuan membantu individu maupun keluarga dalam mencerahkan berbagai persoalan kehidupan, sehingga terwujud keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

BIKKSA PCA Weru
Ilustrasi sebuah keluarga sedang berkonsultasi

BIKKSA PCA Aisyiyah Weru hadir sebagai bentuk dakwah yang aplikatif dan solutif, menyentuh langsung problematika umat, khususnya dalam kehidupan rumah tangga dan keluarga.

Dengan pendekatan dakwah konsultatif, BIKKSA berupaya memberikan pendampingan yang edukatif, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Membumikan peran Aisyiyah di tengah masyarakat.

Visi BIKKSA adalah terwujudnya biro konsultasi dakwah yang mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat dalam membentuk keluarga sakinah mawaddah wa rahmah.

Adapun misinya meliputi pengembangan dakwah Islam dalam seluruh aspek kehidupan, peningkatan kualitas keluarga, pendataan masalah keluarga, penguatan jejaring kerja sama dengan lembaga terkait, serta menghadirkan tenaga konselor yang kompeten.

Untuk mendukung layanan tersebut, BIKKSA PCA Aisyiyah Weru membuka beberapa bidang konsultasi, yaitu:
  1. Bidang Agama, dilayani oleh Ustazah Umi Latifah (HP/WA: 0858-6910-0855) dan Ustazah Rizqi Hidayati, S.Pd. (HP/WA: 0812-2637-2695)
  2. Bidang Psikologi, Keluarga, dan Parenting, dilayani oleh: Ustazah Desi Rosa Purwanti, S.Psi., Psikolog. (HP/WA: 0815-622-6676)
  3. Bidang Kesehatan/Medis, dilayani oleh: Ustazah Isnaini Nur Khasanah, S.Kep. (HP/WA: 0882-2522-9219)
Sementara itu, untuk pertanyaan seputar hukum yang membutuhkan pendalaman, masyarakat dapat diarahkan ke Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Cabang Muhammadiyah (MTT PCM) Weru melalui nomor 0857-9967-5427.

Layanan konsultasi BIKKSA dilaksanakan secara langsung (offline) dengan sistem kesepakatan waktu, di mana masyarakat dapat menghubungi langsung nomor penanggung jawab sesuai bidang konsultasi yang dibutuhkan.

Sekretariat BIKKSA berlokasi di Gedung Sekolah Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Sangen Putri dan dikelola langsung oleh Majelis Tabligh dan Ketarjihan PCA Weru.

Melalui sosialisasi ini, PCA Aisyiyah Weru mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan BIKKSA sebagai ikhtiar bersama dalam membangun keluarga yang sehat secara spiritual, psikologis, dan sosial. Kehadiran BIKKSA diharapkan menjadi sarana dakwah yang menyejukkan, mencerahkan, dan berkelanjutan bagi masyarakat Weru dan sekitarnya.
Pengajian Akbar Purnomosiden PRM Karanganyar Weru Bersama Ustaz Wiwaha Aji Santosa

Pengajian Akbar Purnomosiden PRM Karanganyar Weru Bersama Ustaz Wiwaha Aji Santosa

Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Karanganyar, Weru, kembali menggelar Pengajian Akbar Purnomosiden yang rutin dilaksanakan sebulan sekali. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat malam, 9 Januari 2026, bertempat di Musala Al-Mu’min Kauman, Karanganyar.

Pengajian Akbar yang dimulai pukul 19.30 WIB atau bakda Salat Isya ini menghadirkan pemateri Ustaz Wiwaha Aji Santosa, S.Pd., dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo.

Ustaz Wiwaha
Pengajian Akbar dengan pemateri Ustaz Wiwaha

Dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan tokoh penting, di antaranya Kepala Desa Karanganyar beserta perangkat desa, para takmir masjid dan musala se-Desa Karanganyar, warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, serta undangan lainnya.

Turut hadir sebagai tamu kehormatan Bapak Wisanggeni Indra Aji Kusuma (Anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo) dan Bapak H. Sumardi, S.Pd.I., selaku Ketua PCM Weru.

Dalam sambutannya, Ketua PCM Weru, Bapak H. Sumardi, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada PRM Karanganyar yang secara konsisten menyelenggarakan Pengajian Purnomosiden setiap bulan. Menurut beliau, dakwah bil lisan di Ranting Karanganyar telah berjalan dengan baik, terprogram, dan memberikan dampak positif bagi warga.

Ketua PCM Weru juga menyampaikan harapannya agar kegiatan semacam ini terus dijaga, dilestarikan, dan ditingkatkan kualitasnya, sebagai bagian dari penguatan dakwah Muhammadiyah di tingkat ranting.

Sambutan
Sambutan-sambutan

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Takmir Musala Al-Mu’min Kauman yang juga Kepala Desa Karanganyar, Bapak Sugito. Beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan meramaikan pengajian.

Bapak Sugito menegaskan bahwa Pengajian Purnomosiden merupakan upaya nguri-uri budaya pengajian yang telah hidup sejak dahulu di tengah masyarakat, sekaligus sarana mempererat ukhuwah dan meningkatkan pemahaman keislaman warga.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukoharjo, Bapak Eko Sapto Purnomo, S.E., yang berkenan hadir, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran aktif PRM Karanganyar dalam pembinaan masyarakat melalui kegiatan keagamaan.

Orang nomor dua di Sukoharjo ini menilai pengajian akbar dan berbagai kegiatan pembinaan yang dilakukan ranting Muhammadiyah merupakan kontribusi nyata dalam pembangunan Kabupaten Sukoharjo, khususnya pada aspek pembangunan spiritual masyarakat.

Lebih jauh, beliau juga berharap setiap ranting dapat berlomba-lomba memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. Pemerintah Kabupaten Sukoharjo senantiasa mendukung setiap kegiatan positif di tengah masyarakat.

Pengajian akbar
Kajian dihadiri tokoh dan masyarakat 

Pengajian inti disampaikan oleh Ustaz Wiwaha Aji Santosa, S.Pd., yang menekankan bahwa Islam adalah agama yang tinggi dan sempurna. Beliau mengajak jamaah untuk mengambil hikmah dari berbagai peristiwa, termasuk bencana banjir yang terjadi di Sumatera.

Ustaz Wiwaha mengaitkan fenomena tersebut dengan kandungan Al-Qur’an Surat Saba ayat 15–17, yang mengingatkan manusia agar senantiasa bersyukur, menjaga keseimbangan, dan tidak mengabaikan peringatan Allah.

Pengajian Akbar Purnomosiden ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme jamaah. Semoga pengajian rutin ini terus membawa keberkahan, memperkuat keimanan, serta memberi dampak spiritual yang nyata bagi masyarakat Desa Karanganyar dan sekitarnya.

Kontributor: Budi Purwanto, S.Pd.I.
Silaturahmi JagalMu Sukoharjo ke Cabang Weru, Perkuat Syiar dan Persiapan Menyambut Ramadan

Silaturahmi JagalMu Sukoharjo ke Cabang Weru, Perkuat Syiar dan Persiapan Menyambut Ramadan

JagalMu Sukoharjo melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Cabang Weru yang digelar di Masjid Al Ikhlas Mlaran, Desa Grogol, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, pada Kamis malam, 8 Januari 2026, pukul 20.00–21.30 WIB. Kegiatan ini dihadiri sekitar 175 orang yang terdiri atas jamaah Masjid Al Ikhlas Mlaran, pengurus PRM Grogol, serta alumni kegiatan Asahbila tahun 2025.

JagalMu Sukoharjo merupakan organisasi di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo yang berfokus pada penyediaan layanan juru sembelih halal, sebagai upaya menjawab kebutuhan umat akan penyembelihan hewan yang sesuai dengan syariat Islam.

Acara diawali dengan sambutan Ketua PRM Grogol, Bapak Drs. H. Subeno. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa program PRM Grogol cukup banyak, namun saat ini difokuskan pada dua kegiatan utama yang perlu disukseskan bersama, yakni pengajian malam Jumat di Masjid Nurul Iman Nambangan dan pengajian pengurus di Masjid Nur Hidayatullah Sorobojan.

JagalMu
Silaturahmi JagalMu Sukoharjo ke Weru

Beliau mengajak warga persyarikatan agar hadir secara konsisten. Hal tersebut penting karena banyak informasi dan program persyarikatan yang perlu ditindaklanjuti di tingkat ranting. Selanjutnya, Ketua PRM Grogol mengajak jamaah untuk memperhatikan dan mengamalkan ilmu yang disampaikan oleh ustaz sebagai tambahan bekal keislaman.

Hadir sebagai pembicara utama, Muhammad Tri Wibowo, S.Pd.I., Sekretaris PDM Sukoharjo sekaligus pendiri JagalMu Sukoharjo. Beliau menegaskan bahwa keberadaan JagalMu merupakan jawaban atas kebutuhan umat dalam mewujudkan penyembelihan hewan sesuai tuntunan syariat Islam. Bagi Muhammadiyah, hal tersebut menjadi perkara penting demi tercapainya prinsip halalan tayyiban.

Menjelang datangnya Bulan Ramadan, pembicara tidak banyak mengulas teknis penyembelihan, melainkan lebih menekankan pada pentingnya memahami ilmu tentang puasa dan amalan-amalan pendukungnya. Disampaikan pula makna ungkapan Marhaban ya Ramadan sebagai bentuk kegembiraan dalam menyambut kedatangan bulan suci.

Beliau juga mengupas akar kata “Ramadan” dijelaskan baik secara bahasa maupun istilah, yang bermakna pembakaran jiwa agar derajat keimanan seorang muslim dapat meningkat. Maka sudah selayaknya kaum muslimin menyambut dengan gembira kedatangan bulan suci ini.

JagalMu
Jamaah diajak meningkatkan keilmuan jelang Ramadan

Sebagai penutup, disampaikan doa agar kaum muslimin dipertemukan dengan Bulan Ramadan dalam keadaan penuh keberkahan dan kesiapan iman. Doa tersebut berbunyi:

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى، رَبَّنَا وَرَبُّكَ اللَّهُ

Ya Allah, tampakkanlah bulan ini kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam, serta taufik untuk melakukan apa yang Engkau cintai dan ridai. Tuhan kami dan Tuhanmu (wahai bulan) adalah Allah.”

Akhirnya, dengan kegiatan silaturahmi JagalMu Sukoharjo ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah, memperkuat pemahaman keislaman, serta meningkatkan kesiapan jamaah dalam menyambut Bulan Ramadan. Semoga Allah memberkahi.

Kontributor: Bapak Irsam Nasirin
PRM Karanganyar Weru Laksanakan Kunjungan Edukatif ke Museum Muhammadiyah Yogyakarta

PRM Karanganyar Weru Laksanakan Kunjungan Edukatif ke Museum Muhammadiyah Yogyakarta

Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Karanganyar melaksanakan kunjungan edukatif ke Museum Muhammadiyah Yogyakarta pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 35 orang yang terdiri dari unsur pimpinan dan warga Muhammadiyah Karanganyar.

Berkenan turut serta dalam rombongan, Kepala Desa Karanganyar, Bapak Sugito, sebagai bentuk dukungan pemerintah desa terhadap kegiatan keagamaan dan edukasi yang dilaksanakan oleh Persyarikatan Muhammadiyah, meskipun beliau hadir secara pribadi pada kesempatan ini.

Ketua PRM Karanganyar, Bapak Sulardi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan serta memperdalam pemahaman warga tentang sejarah berdirinya Muhammadiyah dan perjuangan KH. Ahmad Dahlan dalam menyebarkan dakwah Islam melalui jalur persyarikatan.

Museum Muhammadiyah
PRM Karanganyar Weru berkunjung ke Museum Muhammadiyah

Menurut beliau, pemahaman sejarah menjadi modal penting agar warga Muhammadiyah bisa lebih aktif secara struktural di persyarikatan, sekaligus juga memiliki kesadaran ideologis dan semangat perjuangan yang kuat dalam dakwah Muhammadiyah.

Museum Muhammadiyah berlokasi di kompleks Kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 4, Jalan Ringroad Selatan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di sini tempat belajar sejarah yang utuh, diharapkan warga Muhammadiyah mampu melanjutkan perjuangan persyarikatan secara kontekstual sesuai dengan tantangan zaman.

Museum ini merupakan pusat dokumentasi dan informasi sejarah Muhammadiyah sejak didirikan pada tahun 1912 hingga perkembangan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berperan aktif dalam bidang dakwah, pendidikan, kesehatan, sosial, dan kemanusiaan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Muhammadiyah
Melihat sejarah Muhammadiyah menumbuhkan kebanggaan pada persyarikatan

Bagi warga Muhammadiyah, kunjungan ke Museum Muhammadiyah memiliki nilai strategis dan edukatif. Selain sebagai sarana napak tilas sejarah persyarikatan, museum ini juga menjadi media untuk meneguhkan ideologi, memperkuat jati diri Muhammadiyah, serta meneladani semangat tajdid (pembaruan) yang diwariskan oleh KH. Ahmad Dahlan.

Di dalam Museum Muhammadiyah, para peserta kunjungan disuguhi berbagai koleksi bersejarah yang menggambarkan perjalanan panjang Muhammadiyah. Koleksi tersebut meliputi foto-foto pendiri dan tokoh Muhammadiyah dari berbagai periode, dokumen dan arsip penting persyarikatan, manuskrip lama, artefak dakwah, serta replika ruang belajar KH. Ahmad Dahlan.

Adanya kunjungan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga bagi warga Muhammadiyah di ranting Karanganyar Weru, meningkatkan militansi dakwah, serta memperkuat kebersamaan dalam menggerakkan Muhammadiyah di tingkat ranting.

Kontributor: Bapak Budi Purwanto, S.Pd.I.